Posts

REVIEW Indonesia - ENOUGH SAID (2013): Proses menerima apa yang membuat kita bahagia

Image
"Terkadang pilihan terbaik adalah menerima" kira-kira seperti itulah kutipan dari novel Rectoverso karya Dee Lestari. Menerima, sebuah kata yang cukup universal artinya dan kegunaannya. Menerima kehidupan, takdir, keadaan, dan sebagainya. Karena tak dapat dipungkiri keadaan kita saat ini adalah akibat dari yang kita lakukan di masa lalu, entah itu baik atau buruk. Yup, accepting adalah poin utama dari film arahan Nicole Holofcener yang akan saya bahas kali ini. Enough said, when accepting is the key to make life better. Diawali dengan pertemuan seorang pemijat wanita bernama Eva dan Albert seorang pria paruh baya di satu pesta yang keduanya sama-sama sudah bercerai dan anak mereka masing-masing akan pergi kuliah hingga keduanya merupakan pribadi yang kesepian. Mereka menemukan diri mereka tertarik satu sama lain pada awalnya. Tetapi kemudian diketahui bahwa langganan pijat Eva dan teman barunya yang juga ditemuinya di pesta yang sama, Marrianne, merupakan mantan is...

REVIEW Indonesia - A FANTASTIC WOMAN(2017): Saat wanita dilarang berduka

Image
 Rasa senang, marah, tersinggung, duka dan perasaan yang lainnya merupakan hak bagi setiap manusia. Manusia berhak merasakan itu semua. Tapi hirearki masyarakat dari dulu hingga zaman modern seperti saat ini seperti membuat pengecualian bagi beberapa orang. Dunia berubah, manusia berubah, demokrasi mulai marak, dan kebebasan berekspresi harusnya menjadi kewajiban. Dan toleransi menjadi kunci dari perdamaian dunia. Saya rasa tidak berlebihan jika saya mengatakannya demikian. Hal-hal demikian seperti menjadi tema tak tersirat bagi film pemenang oscar tahun 2018 dari Chile, A FANTASTIC WOMAN. Menceritakan seorang wanita bernama Marina yang kekasihnya baru saja meninggal. Tetapi momen berdukanya seakan terganggu sejak mulai sampai dirumah sakit, kunjungan polisi, hingga perlakuan keluarga kekasihnya yang membuat eksistensi dan identitasnya sebagai wanita mulai dipertanyakan dan mengingatkannya kembali akan kenyataan dimasyarakat mengenai orang seperti dirinya. ...

Review Indonesia: MUDBOUND (2017), Melihat rasisme dari berbagai sudut pandang

Image
 Rasisme merupakan tema yang seringkali diangkat ke layar lebar, khususnya film Hollywood. Setidaknya pasti saja ada satu atau dua film yang rilis mengenai tema ini. Dulu jika ditanya film mengenai rasisme terbaik mungkin saya akan menjawab TO KILL A MOCKINGBIRD atau yang lebih familiar, THE HELP dan 12 YEARS A SLAVE. Jika dalam film THE HELP kita disuguhkan dengan tiga perspektive maka lain halnya dengan MUDBOUND  yang menyajikan hampir enam Perspektive sekaligus kedalam film yang berdurasi dua jam. Tapi jika kalian berfikir film ini akan penuh sesak, kacau seperti film-film omnibus indonesia, dan terburu-buru maka kalian salah, karena film ini dengan mengejutkan tampil sangat rapih dan aman dari awal hingga akhir. Dengan plot yang tetap terjaga pada satu jalur cerita yang ditetapkan. MUDBOUND menceritakan dua keluarga miskin beda ras yang tinggal di satu perkebunan yang sama di provinsi Mississipi, daerah yang paling terakhir yang masyarakatnya menerima kesetaraan ra...

Review Indonesia: BLACK PANTHER (2018), Perebutan tahta di negara futuristik Afrika

Image
Seorang anak merupakan cerminan dari orang tuanya. Buah jatuh tak akan jauh dari pohonnya. Ungkapan itu pasti tak asing bagi anda. Apalagi jika anak tersebut akan akan mewarisi sesuatu dari orang tuanya, seperti harta, tahta, hingga ambisi dan mimpi. Si anak pasti akan selalu saja dibandingkan dengan orang tuanya apalagi jika si orang tua tergolong merupakan orang yang berpengaruh. Pasti ada beban tersendiri ketikan si anak menempati posisi sang orang tua. Dan perjalanan hidup dari mulai rasa tidak percaya diri, ragu, jatuh, kemudian berjaya selalu saja menarik untuk diikuti, tak terkecuali di film superhero Marvel terbaru, BLACK PANTHER, Game of throne superhero movie with hot negros all around. Sumber daya yang luar biasa akan disebut luar biasa jika itu berguna bagi banyak orang, bukan golongan tertentu saja. Jika kita mempunyai sumber daya yang sekiranya dapat membantu sesama, kenapa juga harus disembunyikan? Kira-kira begitulah yang dipikirkan Erik killmonger, seorang pang...

Review Indonesia: SOEGIJA (2012)

Image
Indonesia. Negeri yang terkenal akan keramahannya. Itulah yang sering dikatakan orang asing jika ditanya pendapatnya tentang orang indonesia. Apakah "gelar" itu masih layak disematkan pada kita? Indonesia merdeka. Beragam suku, etnis, agama, dan ras kini telah merasakan yang namanya kenikmatan menjadi negara merdeka. Kemerdekaan, yang tentu saja penuh pengorbanan dalam mendapatkannya. Dan kita patut memberi penghormatan setinggi-tingginya pada para pejuang kita tercinta. Namun apakah kita juga sudah mendapatkan yang namanya kedamaian dalam bermerdeka seperti yang diinginkan para pejuang kita? Setiap kali melihat berita di televisi saya semakin dibuat miris. Seolah isinya hanya kemarahan, dan iri dengki. Dari mulai rakyat kecil yang berkoar masalah ekonomi seperti para PKL, buruh transportasi umum, para ormas hingga yang paling hangat, para nelayan. Belum lagi jika membicarakan aspirasi para Mahasiswa kita. Kemudian para pejabat kelas atas dari yang terus ribu...

REVIEW Indonesia: THREE BILLBOARD OUTSIDE EBBING, MISSOURI (2017)

Image
 Diperkosa sambil sekarat Pelaku masih belum tertangkap Bagaimana ini chief Willoughby(Woody Harrelson)? Kira-kira seperti itulah tiga kalimat yang setiap kalimatnya dipampang di papan reklame raksasa di pinggir jalan kota Ebbing, kota kecil di provinsi Missouri yang menggemparkan kota kecil itu. Dari mulai kepolisian daerah, televisi, hingga radio mulai tergegerkan oleh apa yang dilakukan wanita paruh baya itu, Mildred Hayes(Frances McDormand), yang tak lain adalah seorang ibu yang anaknya diperkosa, dibunuh, kemudian dibakar. Ia menuntut keadilan atas kejadian naas yang menimpa pada putrinya tersebut, karena selama berbulan-bulan pelakunya belum jua tertangkap. Ia berfikir polisi dan masyarakat sudah mengacuhkan kasus tragis itu, maka dari itu dia melakukannya. Dan tentu saja ulahnya itu berefek pada banyak orang. Jika kalian berfikir film ini akan seperti MOTHERnya Bong Joon-ho, dimana seorang wanita paruh baya menjadi detektif dadakan guna mengung...

Review Indoneisa: LADY BIRD (2017)

Image
Dulu di waktu remaja, kita pasti membayangkan akan menjadi seperti apa kehidupan kita selepas masa sekolah. Memikirkan akan masuk universitas mana, atau akan bekerja apa. Apalagi ditambah dengan masalah ekonomi, seakan dunia tak adil karena menempatkan kita pada situasi itu sehingga kita menganggap bahwa kita yang paling menderita dan memusuhi semua orang yang tidak sependapat dengan kita (oke, mungkin yang itu hanya dialami oleh saya). Bintang utama film LOLA VERSUS, Greta Gerwig mencoba menceritakannya lewat debutnya sebagai sutradara sekaligus membuat naskahnya dengan film yang berjudul LADY BIRD. Saya sebenarnya agak kesulitan membuat sinopsis film ini karena sedari awal kita sudah seperti berada di tengah permasalahan sang karakter yang seorang remaja putri bernama Christine "Lady bird" McPherson yang sedang mempersiapkan kelulusannya dan bersiap untuk mendaftar ke universitas yang diinginkannya agar dia bisa cepat-cepat pergi dari rumahnya dan kotanya ter...

Review Indonesia: CALL ME BY YOUR NAME (2017)

Image
Cinta, selalu datang tiba-tiba. Dan cinta pertama adalah cinta yang paling diingat. Kebanyakan dari kita menemukan cinta pertama saat di usia yang sangat muda, sampai2 kita bingung apakah itu benar2 cinta atau hanya nafsu semata. Selain cinta, masa muda juga diwarnai dengan yang namanya mencari jati diri. Namun bagaimana jika cinta tersebut datang pada situasi dan pada orang yang "salah"? CALL ME BY YOUR NAME, film arahan sutradara film arthouse kenamaan Luca Guadagnino mencoba menunjukannya lewat sudut pandang karakter paling menarik tahun ini, Elio. Di satu musim panas tahun 1983 di suatu tempat di negara italia bagian utara, remaja berumur 17 tahun (Timotee Chalamet) yang ayahnya seorang profesor (Michael Stuhlbarg), kedatangan tamu yang merupakan murid ayahnya seorang pemuda Amerika bernama Oliver (Armie Hammer) yang akan menjadi asisten ayahnya melakukan sebuah penelitian disamping mengerjakan buku yang ditulisnya dengan dibimbing sang Profesor. Oliver akan ti...

Recent post